Selasa, 16 Oktober 2012
Kisah tentang Robi'ah Al Adawiyah
Tarekat Cinta
Tarekat (thoriqoh) adalah jalan. Dalam pengertian pendalaman keagamaan, tarekat adalah sebuah jalan yang ditempuh seseorang untuk bisa mencapai pemahaman yang memadai dan mendalam tentang hakikat Allah (ma’rifatullah).
Tahapan untuk mencapai ma’rifatullah, seseorang memulai dengan mengamalkan syariat Islam (hukum-hukum fiqih). Ketika seseorang mampu memahami makna dan hikmah-hikmah yang terkandung di setiap ajaran-ajaran syariat yang diamalkannya, maka dia berada dalam fase hakekat (kesejatian). Nah, mulai dari titik sebagai muslim sejati (hakekat) inilah seseorang bisa melanjutkan perjalanan spiritualnya melalui jalan tarekat untuk mencapai ma’rifatullah. Jalan semacam ini dipilih oleh orang-orang yang menempuh hidup bersih dan suci (Sufi; asal katanya shofa : bersih).
Alkisah, adalah seorang sufi bernama Hasan Bashri (642-737 M) yang bersahabat dengan Robiah Al Adawiyah (sufi perempuan). Hasan Bashri menunjukkan kemampuannya kepada Robiah atas izin Allah bisa berjalan di atas air menyeberangi sungai. Setibanya di seberang sungai, ia terperanjat mendapati Robiah yang sudah sampai terlebih dahulu. Ia bertanya bagaimana Robiah melakukannya. Robiah Al Adawiyah menjelaskan bahwa atas izin Allah dia bisa berjalan di atas angin. Bagaimana Rabiah bisa mendapatkan hal itu? Hasan Bashri penasaran. Robiah menjawab : Dengan cinta!
Robiah Al Adawiyah adalah seorang sufi yang kontroversial. Dia pernah mengajukan pertanyaan kepada Hasan Bashri (dan tertuju kepada seluruh manusia) sebuah pertanyaan krusial : “Apakah engkau menyembah dan mengabdi kepada Allah karena mengharapkan Syurga dan takut neraka?”, lanjutnya : “ Jika Surga dan Neraka tak pernah ada apakah engkau masih mau mengabdi dan menyembah kepada-Nya?” (kisah ini kemudian digubah oleh Ahmad Dhani menjadi sebuah lagu dengan judul Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada).
Bagi Robiah Al Adawiyah, mestinya kita menyembah dan mengabdi kepada Allah atas nama CINTA. Cinta adalah sebuah spirit yang mendorong seseorang untuk secara ikhlas dan tulus melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Spirit cinta menggerakkan seseorang dari dalam jiwanya dalam melakukan sesuatu kepada yang dicintainya tanpa syarat.
Spirit cinta juga yang menggerakkan Robiah Al Adawiyah untuk total mengabdi kepada Allah. Begitu totalnya, hingga ia memutuskan untuk hidup selibat (tidak menikah) dan meninggalkan duniawi yang berpotensi mengganggu cintanya pada Allah. Dan selalu menjaga kesucian diri dari hal sekecil apapun. Dikisahkan, suatu ketika Robiah hendak memasak di dapur dan mendapati bahwa dia kehabisan bawang. Seketika datanglah seekor burung dan menjatuhkan bawang di atas periuk sayurnya. Dia bertanya pada burung, dari mana diperoleh bawang itu. Sang burung tidak bisa menjawab, dan Robiah mengurungkan diri menyantap masakan itu.
Suatu malam, sambil duduk bersimpuh Robiah berguman “Ya Alloh, semua jerih payahku dan semua hasratku diantara kesenangan-kesenangan dunia ini, adalah untuk mengingat Engkau. Dan di akhirat nanti, di antara segala kesenangan akhirat, adalah berjumpa dengan-Mu. Kini berbuatlah seperti yang Engkau kehendaki”. Cinta Robiah teramat besar pada sang Pencipta, hingga doa yang dipanjatkan pun tidak mendikte Allah. Semua pengorbanan besar ini pernah ditanyakan oleh Hasan Bashri ketika berbincang di tepi sungai dan Robiah tengah menjahit pakaiannya yang sobek. Apa yang kau dapat dari Allah jika kau sendiri tidak menuntut apa-apa? Tanya Hasan Bashri. Robiah tercenung sesaat hingga tak terasa jarum jahitnya jatuh ke sungai. Tak berapa lama segerombolan ikan menyembul ke permukaan sambil membawakan sebuah jarum emas untuk Robiah, “Inilah yang kuperoleh dari-Nya“ katanya singkat kepada Hasan Bashri.
Robiah Al Adawiyah, mengajarkan kepada kita tentang cinta yang mendalam kepada Allah. Hingga segala sembah dan ibadah yang dilakukan pun tak menuntut untuk dihargai sebagai surga. Pantaslah segala ungkapan rasanya ini dituliskan dalam sebuah sajak sebagai berikut :
”Tuhanku, kalau aku mengabdi kepada-Mu karena takut akan api neraka, masukkanlah aku ke dalam neraka itu, dan besarkanlah tubuhku dalam neraka itu, sehingga tidak ada tempat lagi di nerakat itu buat hamba-hamba Mu yang lain. Kalau aku menyembah-Mu karena berharap mendapatkan surga, berikanlah surga itu kepada hamba-hamba-Mu yang lain, sebab bagiku Engkau saja sudah cukup.”
Demi agar ia kuat beribadah, Robiah senantiasa meletakkan kain kafan persiapan dirinya nanti di sebelahnya ketika ia sholat……. Ketika tiba saatnya Robiah harus meninggalkan dunia fana ini,Ia mengisyaratkan dengan tangannya agar orang-orang keluar. Orang-orang yang sebelumnya menunggui, kini satu demi satu membiarkan Robiah sendiri. Setelah itu, mereka mendengar suara dari dalam kamar Robiah.
Senin, 15 Oktober 2012
( AMINKAN ) DOA ONLINE BERJAMAAH
( AMINKAN ) DOA ONLINE BERJAMAAH - Yaa Allah Yaa Rohmaan Yaa Rohiim, jadikanlah kawan-kawan jamaah yang me-LIKE, ini Engkau Rahmati, berikanlah mereka kesehatan keselamatan keberkahan pada keluarganya, dan terutama keimanan yaa Robb, jagalah mereka berkahi rejekinya, entengkan hatinya beribadah, dhuha, tahajud, bersedekah dan segala kebaikan lainnya. Kabulkan hajatnya ya Robb, lindungi mereka dari berbagai macam kesesatan lahir dan bathin, hilangkan semua penyakit lahir dan penyakit bathin, lindungi mereka, lindungi kami kaum Muslimin dimana pun mereka berada baik di Indonesia dan didunia, menangkan para pejuang-Mu ya Rabb, Bukakanlah mana yang Haq dan mana yang bathil agar kami dapat membedakan, berilah cahaya-Mu ya Robb agar kami tidak salah jalan.
Yaa Allah Yaa Rohmaan Yaa Rohiim, Selamatkan kaum Muslimin yang tertindas, tinggikanlah Agama-Mu, berilah hidayah bagi yang belum mendapat hidayah, bukakanlah pintu hatinya menerima agama-Mu, kepada Engkau ya Robb kami berserah diri, Kami redho Engkau Robb kami, kami redho Islam sebagai agama / Dien kami, berilah kami kekuatan lahir dan bathin, dan kami redho Nabi Muhammad SAW sebagai Rosul dan pemimpin jalan hidup kami, Kabulkan hajat kami ya Robb, ikatkan hati-hati kami dalam iman dan Islam, walaupun dibatas jarak dan waktu, kepada-Mulah kami semua berharap.
Yaa Malikiyaumiddiin Iyya kana'buduwa iyyakanasta'in, Laa Hawlaa Walaa quwwata illaa billahil 'aliyyil adzhiiim. Kabulkan doa dan permintaan kami yaa Allaah, Aamiin Yaa Robbal 'alamiin. ( balas Aminkan - dibaca lalu ketik dikoment, boleh tambah Asmaul Husna Contoh : Aamiin Yaa Mujiib, Yaa Arhamarrohimiiin )
Minggu, 07 Oktober 2012
Al-Qobidh Dan Al-Basith Dua Di Antara Nama Allah Yang Indah
Karena al-Qâbidh dan al-Bâsith merupakan nama Allah Azza wa Jalla , maka sepantasnya setiap muslim mengenalnya dan memahami serta menghayati ma’nanya. Yaitu bahwa setiap rizki dan setiap kemudahan dalam hal apa saja, hanya datang dari Allah Azza wa Jalla. Dan hanya milik Allah Asma-ul Husna (nama-nama yang sangat indah), maka berdoalah kepada-Nya dengan menyebut Asma-ul Husna itu. Berarti ia telah berdoa, dalam arti seluas-luasnya kepada Allah, meliputi doa permohonan dan doa peribadatan lain, dengan menyebut atau mengingat nama-nama Allah sesuai dengan tuntutan ma’nanya. Wallahu A’lam. Yang tidak kalah pentingnya, tidak mendendangkan Asmâ’ul Husnâ dalam lagu-lagu dan main-main, apalagi dalam suasana ikhtilâth (campur) antara laki-laki dan perempuan. Tetapi dengan sungguh-sungguh, khusyu’ dan tawadhu’. Dan tidak harus pula menyebutkan Asmâ’ul husnâ itu secara keseluruhan sebanyak sembilan puluh sembilan nama secara berurutan. Sebab tidak ada nash yang shahih yang menyebutkan sembilan puluh sembilan nama itu secara berurut. Syaikh Muhammad bin Shâlih al-Utsaimin rahimahullah mengatakan: “Tidak benar adanya penentuan urut-urutan nama-nama Allah ini dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Hadits yang diriwayatkan dari Nabi n tentang penentuan urut-urutan ini lemah
Sabtu, 06 Oktober 2012
KUFUR DIFINISI DAN JENISNYA
[A]. Definisi Kufur
kufur secara bahasa berarti menutupi. Sedangkan menurut syara’ kufur adalah tidak beriman kepada Allah dan Rasulnya, baik dengan mendustakannya atau tidak mendustakannya.
[B]. Jenis Kufur
Kufur ada dua jenis : Kufur Besar dan Kufur Kecil
Kufur Besar
Kufur besar bisa mengeluarkan seseorang dari agama Islam. Kufur besar ada lima macam
[1]. Kufur Karena Mendustakan
Dalilnya adalah firman Allah.
‘Artinya : Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang-orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah atau mendustakan kebenaran tatkala yang hak itu datang kepadanya ? Bukankah dalam Neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir ?” [Al-Ankabut : 68]
[2]. Kufur Karena Enggan dan Sombong, Padahal Membenarkan.
Dalilnya firman Allah.
“Artinya : Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para Malaikat, ‘Tunduklah kamu kepada Adam’. Lalu mereka tunduk kecuali iblis, ia enggan dan congkak dan adalah ia termasuk orang-orang kafir” [Al-Baqarah : 34]
[3]. Kufur Karena Ragu
Dalilnya adalah firman Allah.
“Artinya : Dan ia memasuki kebunnya, sedang ia aniaya terhadap dirinya sendiri ; ia berkata, “Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya, dan aku tidak mengira Hari Kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya aku dikembalikan kepada Rabbku, niscaya akan kudapati tempat kembali yang baik” Temannya (yang mukmin) berkata kepadanya, ‘Apakah engkau kafir kepada (Rabb) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, kemudian Dia menjadikan kamu seorang laki-laki ? Tapi aku (percaya bahwa) Dialah Allah Rabbku dan aku tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun” [Al-Kahfi : 35-38]
[4]. Kufur Karena Berpaling
Dalilnya adalah firman Allah.
“Artinya : Dan orang-orang itu berpaling dari peringatan yang disampaikan kepada mereka” [Al-Ahqaf : 3]
[5]. Kufur Karena Nifaq
Dalilnya adalah firman Allah
“Artinya : Yang demikian itu adalah karena mereka beriman (secara) lahirnya lalu kafir (secara batinnya), kemudian hati mereka dikunci mati, karena itu mereka tidak dapat mengerti” [Al-Munafiqun : 3]
Kufur Kecil
Kufur kecil yaitu kufur yang tidak menjadikan pelakunya keluar dari agama Islam, dan ia adalah kufur amali. Kufur amali ialah dosa-dosa yang disebutkan di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai dosa-dosa kufur, tetapi tidak mencapai derajat kufur besar. Seperti kufur nikmat, sebagaimana yang disebutkan dalam firmanNya.
“Artinya : Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkari dan kebanyakan mereka adalah orang-orang kafir” [An-Nahl : 83]
Termasuk juga membunuh orang muslim, sebagaimana yang disebutkan dalam sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Artinya : Mencaci orang muslim adalah suatu kefasikan dan membunuhnya adalah suatu kekufuran” [Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim]
Dan sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Artinya : Janganlah kalian sepeninggalku kembali lagi menjadi orang-orang kafir, sebagian kalian memenggel leher sebagian yang lain” [Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim]
Termasuk juga bersumpah dengan nama selain Allah. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Barangsiapa bersumpah dengan nama selain Allah, maka ia telah berbuat kufur atau syirik” [At-Tirmidzi dan dihasankannya, serta dishahihkan oleh Al-Hakim]
Yang demikian itu karena Allah tetap menjadikan para pelaku dosa sebagai orang-orang mukmin. Allah berfirman.
“Artinya : Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishash berkenan dengan orang-orang yang dibunuh” [Al-Baqarah : 178]
Allah tidak mengeluarkan orang yang membunuh dari golongan orang-orang beriman, bahkan menjadikannya sebagai saudara bagi wali yang (berhak melakukan) qishash[1].
Allah berfirman
“Artinya : Maka barangsiapa mendapat suatu pemaafan dari saudarnya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi ma’af) membayar (diat) kepada yangmemberi maaf dengan cara yang baik (pula)” Al-Baqarah : 178]
Yang dimaksud dengan saudara dalam ayat di atas –tanpa diargukan lagi- adalah saudara seagama, berdasarkan firman Allah.
“Artinya : Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain, maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali, kepada perintah Allah, jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang berlaku adil. Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat” [Al-Hujurat : 9-10] [2]
Kesimpulan Perbedaan Antara Kufur Besar Dan Kufur Kecil
[1]. Kufur besar mengeluarkan pelakunya dari agama Islam dan menghapuskan (pahala) amalnya, sedangkan kufur kecil tidak menjadikan pelakunya keluar dari agama Islam, juga tidak menghapuskan (pahala)nya sesuai dengan kadar kekufurannya, dan pelakunya tetap dihadapkan dengan ancaman.
[2]. Kufur besar menjadikan pelakunya kekal dalam neraka, sedankan kufur kecil, jika pelakunya masuk neraka maka ia tidak kekal di dalamnya, dan bisa saja Allah memberikan ampunan kepada pelakunya, sehingga ia tiada masuk neraka sama sekali.
[3]. Kufur besar menjadikan halal darah dan harta pelakunya, sedangkan kufur kecil tidak demikian.
[4]. Kufur besar mengharuskan adanya permusuhan yang sesungguhnya, antara pelakunya dengan orang-orang mukmin. Orang-orang mukmin tidak boleh mencintai dan setia kepadanya, betapun ia adalah keluarga terdekat. Adapun kufur kecil, maka ia tidak melarang secara mutlak adanya kesetiaan, tetapi pelakunya dicintai dan diberi kesetiaan sesuai dengan kadar keimananny, dan dibenci serta dimusuhi sesuai dengan kemaksiatannya.
Hal yang sama juga dikatakan dalam perbedaan antara pelaku syirik besar dan syirik kecil
Minggu, 30 September 2012
|
|
(STKIP) KUSUMAN
NEGARA
YAYASAN PB.
JENDRAL SUDIRMAN
JURUSAN :
BAHASA INGGRIS, PPKn, MATEMATIKA (TERAKREDITASI)
SK. No.
026/BAN-PTK/AK-IX/S1/I/2006, SK. No. 003/BAN-PTK/AK-IX/S1/VI/2002,
SK. No. 002/BAN-PTK/AK-IX/S1/III/2002
Kampus : Jl.
Raya Bogor KM 24 Cijantung Jakarta Timur Kode Pos 13770 Telp/fax : (021)
87791773
http
://www.stkipkusumanegara.ac.id, E-Mail: stkipkn@stkipkusumanegara.ac.id
Mata Kuliah :
Agama 2
Waktu :
90 Menit
Dosen :
Ibrohim Aji, S. Pd. I
- Bagaimana cara agar kita melaksanakan shalat tidak terpaksa karena takut dosa!
- Allah selalu menginginkan kemudahan dan bukan menginginkan kesulitan bagi hamba-Nya. Dalam perihal puasa, Allah SWT juga menginginkan demikian dan ingin menghilangkan kesulitan dari hamba-Nya. berikan contoh hal yang dibolehkan oleh syari’at ini dan tidak membatalkan puasa !
- Zakat adalah salah satu pilar Islam yang amat penting, sehingga orang yang mengabaikan zakat diperangi pada masa Khalifah Abu Bakar al-Shiddiq. Kemudian, interpretasi mengenai zakat terus berkembang sejalan dengan perkembangan dan kemajuan zaman, bahkan sekarang ada istilah zakat profesi. a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan zakat profesi. b. Uraikan bagaimana tatacara penyaluran dan pelaksanaan zakat dalam rangka pemberdayaan kaum dhu’afa’ (fuqara’ dan masakin). c. Bagaimana mengoptimalisasikan zakat yang tepat sasaran sebagai sarana pemberdayaan umat !
- Haji adalah diwajibkan sekali seumur hidup bagi orang yang mampu. Oleh sebab itu, setiap orang yang sudah mampu berhaji, maka dia tidak boleh menunda-nunda untuk menunaikan ibadah haji ke Baitullah di Makkah. a. Jelaskan perbedaan yang sangat esensial antara ibadah haji dan umrah. b. Jelaskan kapan haji pertama kali diwajibkan dan kapan (tahun berapa) Nabi Muhammad pertama kali menunaikan ibadah haji.
- Bagaimana membina rumah tangga menurut islam ?
- Jima’ merupakan nafkah batin yang wajib ditunaikan oleh suami. Ia merupakan hak isteri atas suami selama tak ada hal-hal yang menghalangi. Setelahnya Mandi janabah “mandi yang dituntunkan oleh syariat islam”. setelah mandi janabah perlukan berwudhu lagi !
- Apa yang Anda ketahui tentang istilah-istilah di bawah ini : a. Mani b. Madzi c. Wadi
- Akhir-akhir ini banyak sekali terjadi kasus perceraian di kalangan pasangan suami-isteri (pasutri). Padahal Allah sangat membenci perceraian tersebut. Namun, pada sisi yang lain thalaq dan fasakh itu dibenarkan dalam Islam. a. Jelaskan perbedaan thalaq serta syarat pembolehan keduanya. b. Sebutkan macam-macam thalaq menurut Fiqh Islam dan dalam masa berapa lama ‘iddah seorang isteri setelah dithalaq oleh suaminya, menurut macam-macam thalaq tersebut?
- Persoalan ajal adalah ketentuan Allah sejak ruh ditiupkan ke dalam jasad manusia semasa dalam kandungan ibunya. Dengan kata lain, hidup dan mati ada di tangan Allah ‘Azza wa Jalla. Setiap ada orang yang meninggal dunia, maka pengurusan jenazahnya merupakan kewajiban kifayah bagi orang yang masih hidup. Apa saja yang wajib dilakukan oleh orang yang hidup terhadap orang yang sudah meninggal dunia! b. Apa perbedaan antara pengurusan jenazah orang yang mati syahid fi sabilillah dan orang yang meninggal dunia dalam keadaan berihram pada saat menunaikan ibadah haji!
- Ahmadiyyah atau sering pula disebut ahmadiyah, adalah jamaah Muslim yang didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad (1835-1908) pada tahun 1889. Dia mengaku sebebagai nabi. ini dianggap bertentangan dengan ajaran Islam, contohnya bahwa ada nabi dengan segala ajarannya setelah Nabi Muhammad SAW, hal ini akan bertentangan dengan Al-Qur’an Surat 33:40 yang artinya : “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki diantara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu”. Persefsi anda !
Kerjakan 5
soal saja
Selamat menyelesaikan soal ujian,
semoga sukses … !
Good luck…!
|
(STKIP) KUSUMAN
NEGARA
YAYASAN PB.
JENDRAL SUDIRMAN
JURUSAN :
BAHASA INGGRIS, PPKn, MATEMATIKA (TERAKREDITASI)
SK. No.
026/BAN-PTK/AK-IX/S1/I/2006, SK. No. 003/BAN-PTK/AK-IX/S1/VI/2002,
SK. No. 002/BAN-PTK/AK-IX/S1/III/2002
Kampus : Jl.
Raya Bogor KM 24 Cijantung Jakarta Timur Kode Pos 13770 Telp/fax : (021)
87791773
http
://www.stkipkusumanegara.ac.id, E-Mail: stkipkn@stkipkusumanegara.ac.id
Mata Kuliah :
Agama 2
Waktu :
90 Menit
Dosen :
Ibrohim Aji, S. Pd. I
1.
Bagaimana cara agar kita melaksanakan shalat
tidak terpaksa karena takut dosa!
2.
Allah selalu menginginkan kemudahan
dan bukan menginginkan kesulitan bagi hamba-Nya. Dalam perihal puasa, Allah SWT
juga menginginkan demikian dan ingin menghilangkan kesulitan dari hamba-Nya.
berikan contoh hal yang dibolehkan oleh syari’at ini dan tidak membatalkan
puasa !
3.
Zakat adalah salah satu pilar Islam
yang amat penting, sehingga orang yang mengabaikan zakat diperangi pada masa
Khalifah Abu Bakar al-Shiddiq. Kemudian, interpretasi mengenai zakat terus
berkembang sejalan dengan perkembangan dan kemajuan zaman, bahkan sekarang ada
istilah zakat profesi.
a.
Jelaskan apa yang dimaksud dengan
zakat profesi.
b.
Uraikan bagaimana tatacara
penyaluran dan pelaksanaan zakat dalam rangka pemberdayaan kaum dhu’afa’
(fuqara’ dan masakin).
c.
Bagaimana mengoptimalisasikan zakat yang tepat
sasaran sebagai sarana pemberdayaan umat !
4.
Haji adalah diwajibkan sekali seumur
hidup bagi orang yang mampu. Oleh sebab itu, setiap orang yang sudah mampu
berhaji, maka dia tidak boleh menunda-nunda untuk menunaikan ibadah haji ke
Baitullah di Makkah.
a.
Jelaskan perbedaan yang sangat
esensial antara ibadah haji dan umrah.
b.
Jelaskan kapan haji pertama kali
diwajibkan dan kapan (tahun berapa) Nabi Muhammad pertama kali menunaikan
ibadah haji.
5.
Bagaimana membina rumah tangga
menurut islam ?
6.
Jima’ merupakan nafkah batin yang
wajib ditunaikan oleh suami. Ia merupakan hak isteri atas suami selama tak ada
hal-hal yang menghalangi. Setelahnya Mandi janabah “mandi yang dituntunkan oleh
syariat islam”. setelah mandi janabah perlukan berwudhu lagi !
7.
Apa yang Anda ketahui tentang
istilah-istilah di bawah ini :
a. Mani
b. Madzi
c. Wadi
8.
Akhir-akhir ini banyak sekali
terjadi kasus perceraian di kalangan pasangan suami-isteri (pasutri). Padahal
Allah sangat membenci perceraian tersebut. Namun, pada sisi yang lain thalaq
dan fasakh itu dibenarkan dalam Islam.
a.
Jelaskan perbedaan thalaq serta
syarat pembolehan keduanya.
b.
Sebutkan macam-macam thalaq menurut
Fiqh Islam dan dalam masa berapa lama ‘iddah seorang isteri setelah dithalaq
oleh suaminya, menurut macam-macam thalaq tersebut?
9.
Persoalan ajal adalah ketentuan
Allah sejak ruh ditiupkan ke dalam jasad manusia semasa dalam kandungan ibunya.
Dengan kata lain, hidup dan mati ada di tangan Allah ‘Azza wa Jalla. Setiap ada
orang yang meninggal dunia, maka pengurusan jenazahnya merupakan kewajiban
kifayah bagi orang yang masih hidup.
a.
Apa saja yang wajib dilakukan oleh orang
yang hidup terhadap orang yang sudah meninggal dunia!
b.
Apa perbedaan antara pengurusan
jenazah orang yang mati syahid fi sabilillah dan orang yang meninggal dunia
dalam keadaan berihram pada saat menunaikan ibadah haji!
10. Ahmadiyyah atau sering pula disebut
ahmadiyah, adalah jamaah Muslim yang didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad
(1835-1908) pada tahun 1889. Dia mengaku sebebagai nabi. ini dianggap
bertentangan dengan ajaran Islam, contohnya bahwa ada nabi dengan segala
ajarannya setelah Nabi Muhammad SAW, hal ini akan bertentangan dengan Al-Qur’an
Surat 33:40 yang artinya : “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari
seorang laki-laki diantara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup
nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu”.
Persefsi anda !
Kerjakan 5
soal saja
Selamat menyelesaikan soal ujian,
semoga sukses … !
Good luck…!
Senin, 24 September 2012
Album kenangan
Album kenangan
Pertama kulihat sampulmu
Tersirat sebuah kisah paling indah
Dan kusentuh dirimu
Ada getaran yang kurasa
Menyeruak diingatanku
Perlahan kubuka halaman depan
Wajah wajah para pengajar sungguh bersinar
Memancarkan aura kemenangan dan
Kerja kerasnya mendidik kami
Aku buka lembaran selanjutnya
Itu sahabatku, itu temanku
Mereka menyapuku
Membawaku pada masa itu
Yang penuh keceriaan
Yang penuh semangat
Oh album kenangan
Terima kasih kau telah membawaku pada ingatanku dulu
Langganan:
Postingan (Atom)
